1.740 Tanaman Ditanam di RTH Stadion PPU, Pemkab Soroti Tanaman Hias yang Hilang

Rq | 14 September 2026, 16:03 | 292 kali dibaca
1.740 Tanaman Ditanam di RTH Stadion PPU, Pemkab Soroti Tanaman Hias yang Hilang

Bagikan Artikel Ini

• • •

PENAJAM – Upaya mempercantik Ruang Terbuka Hijau (RTH) di depan Stadion Panglima Sentik, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dihadapkan pada persoalan kehilangan sejumlah tanaman hias.

 

Padahal, Pemerintah Kabupaten PPU telah menanam sekitar 1.740 tanaman di kawasan tersebut, mulai dari tanaman peneduh, perindang hingga tanaman penghias.

 

Penghijauan itu dilakukan untuk membentuk kawasan yang lebih hijau dan rindang dalam beberapa tahun ke depan.

 

Kepala Bidang Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Dinas Perkim PPU, Khairil Achmad, mengatakan tanaman yang ditanam di kawasan RTH memiliki beragam jenis dan sebagian mulai menunjukkan pertumbuhan.

 

“Tanaman yang sudah kami tanam totalnya kurang lebih ada 1.740 tanaman, baik peneduh, pereduh maupun penghias,” ujarnya, Senin (14/9/2026).

 

Sejumlah tanaman yang ditanam antara lain Tabebuya ungu, ketapang kencana, pucuk merah dan pohon bule. Khairil menyebut beberapa tanaman mulai tumbuh dengan baik, termasuk pohon bule yang telah mencapai ketinggian sekitar 70 sentimeter.

 

“Untuk Tabebuya ungu, ketapang kencana, terus juga ada pucuk merah, pohon bule. Bibit itu sudah mulai lumayan, sudah mulai tinggi 70 sentimeter untuk pohon bule,” ujarnya.

 

Namun, hasil penghijauan tersebut belum dapat langsung terlihat maksimal. Tanaman membutuhkan waktu untuk berkembang hingga kawasan RTH benar-benar tampak hijau dan rindang.

 

“Kalau kita membangun RTH dari awal memang belum terlalu terlihat, nanti terlihat ketika sudah setahun atau dua tahun, terlihat hijau dan rindang,” jelasnya.

 

Di tengah proses tersebut, pihaknya menemukan adanya tanaman hias yang hilang sebelum pagar kawasan dibuka untuk masyarakat. Kehilangan tersebut salah satunya terjadi di kawasan RTH dekat landmark Gerbang Nusantara.

 

“Kemarin kita agak menyayangkan. Kami khawatir waktu membuka pagar itu. Ternyata benar, waktu belum kami buka ini banyak kejadian kehilangan bunga,” tuturnya.

 

Khairil menyebut tanaman yang hilang di antaranya bunga bugenvil atau kembang kertas yang sebelumnya ditanam di sejumlah titik. Salah satu tanaman yang hilang juga berada di RTH depan stadion.

 

“Bunga bugenvil, bunga kembang kertas itu banyak puluhan kami kehilangan, termasuk salah satunya yang ditanam di RTH depan stadion dekat landmark Gerbang Nusantara itu ada, kami tanam, hilang,” ungkapnya.

 

Pihaknya berharap kehilangan tanaman tidak kembali terjadi seiring kawasan RTH dibuka dan mulai dimanfaatkan masyarakat. Khairil juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga tanaman yang telah ditanam pemerintah.

 

“Mudah-mudahan oknum ini sadar, siapa tahu mereka mau kembalikan. Nanti kita kasih reward,” pungkasnya.

 

Penghijauan RTH Stadion Panglima Sentik pun membutuhkan waktu dan keterlibatan masyarakat agar tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh hingga membentuk kawasan hijau dan rindang sebagaimana yang direncanakan. (Adv)

Reaksi Anda:

Komentar (0)