PENAJAM - DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong tahapan persiapan pembangunan sekolah terintegrasi di Kecamatan Babulu segera dituntaskan. Hal itu agar rencana pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dapat berlanjut sesuai tahapan yang telah disiapkan pemerintah.
Anggota Komisi II DPRD PPU, Andi Iskandar Hamala mengatakan sekolah terintegrasi di Babulu nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.
“Dengan adanya perencanaan sekolah terintegrasi yang ada di Babulu tentu itu sangat membantu anak-anak kita, terutama yang dalam perekonomian kurang mampu,” ujarnya, Selasa (8/9/2026).
Ia menyebut lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah tersebut telah tersedia di wilayah Babulu. Namun, pembangunan fisik saat ini belum dilakukan karena masih berada dalam proses.
“Tanah kita yang di Babulu itu, mudah-mudahan dengan berdirinya itu betul-betul bisa dimanfaatkan karena bisa membantu masyarakat tidak mampu,” ujarnya.
Menurut Andi, konsep sekolah terintegrasi diharapkan dapat menjadi kawasan pendidikan yang mendukung kebutuhan anak-anak di PPU.
“Namanya saja terintegrasi, jadi mudah-mudahan itu bisa berkembang, anak di situ juga,” tuturnya.
Karena itu, ia berharap tahapan yang masih berjalan dapat segera diselesaikan sehingga rencana pembangunan tidak mengalami hambatan.
“Ini baru berproses dan belum dibangun. Mudah-mudahan kita bisa menjurus ke situ secepatnya,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah daerah menyiapkan lahan di Babulu untuk pembangunan sekolah terintegrasi yang direncanakan mencakup jenjang pendidikan dalam satu kawasan. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya penyediaan fasilitas pendidikan di wilayah PPU.(adv)